Bangladesh memanjangkan penguncian sebab meningkatnya kejadian Corona.

Dhaka, Bangladesh,

Bangladesh atas musim Senin memanjangkan penguncian terketatnya limit 14 Juli menjelang menangkal lonjakan kejadian virus corona yg dipimpin sama versi Delta yg terlampau menurun, menggunakan daerah-daerah yg berbatasan menggunakan India mengarungi pekerjaan kontaminasi.

Negara Asia Selatan itu memberitahukan 164 akhir hidup anyar buntut virus corona atas musim Senin, penambahan koran terbesar per hawar dimulai, melahirkan kuantitas akhir hidup sebagai 15.229. Itu pun memberitahukan kuantitas kontaminasi koran anyar termulia dalam 9.964, menggunakan seluruhnya timbul dalam 954.881.

Rumah ambruk kewalahan menggunakan orang sakit virus corona, pertama dalam provinsi yg berbatasan menggunakan India sarung versi Delta prima lungkang diidentifikasi. Bangladesh menangkup perbatasannya menggunakan India atas rembulan April, lamun perkulakan segera bersambung.

Lonjakan kejadian sudah mendongsok penguasa menjelang menugasi ahad minggu pemantauan sesak atas musim Kamis, menggunakan terup militer bersambang dalam jalan-jalan.

Semua aksi pencegahan sudah diperpanjang, logat penguasa berarti sebuah komunike. Penutupan sudah menembakkan pemindahan pelaku migran mulai embuk praja Dhaka ke distrik permulaan.

Pabrik diizinkan bekerja menggunakan mengikuti aturan kebugaran temporer seluruh instansi lalu pengangkutan permanen sangai hanya pengangkat bahan krusial lalu ambulans.

“Selama lockdown, kagak menonjol kewajiban. Jika ini segera bersambung, beta kagak paham macam mana beta memodali mengambil serikat beta,” logat Mohammad Manik, rama ganda buyung, yg beroperasi selaku pegawai koran dalam sebuah pekan tonggan dalam Dhaka.

“Bukan virus corona tapi kelaparan yg bakal membedil kita.”

Bangladesh mewarisi 2,5 juta sukatan vaksin Moderna mulai AS dalam kaki rancangan pemisahan universal COVAX semasih determinasi rekan. Ia pun mewarisi ganda juta sukatan vaksin Sino-pharm mulai China.

Upaya vaksinasi Bangladesh merasakan tangan sesudah India menendang ekspor semprot AstraZeneca selaku kesan untuk lonjakan rekor kontaminasi pribumi, menggunakan sahaja 3% mulai populasinya yg mendatangi 170 juta sejauh ini mewarisi ganda sukatan yg diperlukan.