Ebrahim Raisi memimpin penetapan kepala negara Iran.

Meja Web,

Pemilihan kepala negara Iran menyebarluaskan jagoan, Ebrahim Raisi atas yaum Sabtu, rakitan yg diantisipasi selaku besar sehabis luber atasan ketatanegaraan dilarang.

Raisi memimpin 62 bayaran bahana seraya seputar 90 bayaran bahana dihitung berawal penetapan yaum Jumat, cerita pejabat tinggi pengambilan bahana, minus merilis kum kesertaan, sehabis tiga pengikut lainnya berterus terang keok.

“Saya menuturkan terjaga untuk orang bawahan bagi alternatif mereka,” cerita Presiden ugahari Hassan Rouhani, yg pernah menjabat setinggi-tingginya ganda darab tenggak peran catur warsa beruntun beserta membelakangi jawatan atas Agustus.

Raisi, 60, mau menyentuh pindah atas jangka kala yg tajam, kala Iran berikhtiar menjumpai meluputkan kompromi nuklirnya yg cabik-cabik seraya negara-negara lapang beserta memecat sendiri berawal balasan hukuman AS yg pernah menyorong pengurangan perdagangan yg rancap.

Kepala yustisi Iran, yg sorban hitamnya mengidentifikasikan dinasti rumpun serta merta berawal Nabi Muhammad, Raisi, dipandang susur seraya atasan termulia berumur 81 warsa, Ayatollah Ali Khamenei, yg mempunyai stamina ketatanegaraan termulia dalam Iran.

Pemungutan bahana Jumat diperpanjang ganda arloji mengungguli markah periode senter senja yg memang dalam senter kegalauan kuantitas pemilih yg renek 50 bayaran maupun minim.

Banyak pemilih mengangkat menjumpai menjauh sehabis seputar 600 aspiran termuat 40 dara pernah ditampi selaku tujuh pengikut, seluruhnya laki, tiada termuat bekas kepala negara beserta bekas presiden dewan legislatif.

Tiga berawal pengikut timbul berawal pertandingan ganda yaum sebelum penetapan yaum Jumat.

Mantan kepala negara populis Mahmoud Ahmadinejad, luput eka yg dilarang mengutarakan sendiri sama Dewan Wali ustazah beserta cerdas rasam, memerikan doi tiada mau mengangkat, mengusulkan batin hati catatan gambar bergerak bahwa “Saya tiada palar menyentuh serpihan batin hati kemungkaran ini”.

Kemenangan Raisi dikonfirmasi Sabtu kala beliau memperoleh tuturan terjaga berawal petahana beserta tiga pengikut ultrakonservatif lainnya Mohsen Rezai beserta Amir Hossein Qazizadeh Hashemi beserta progresif Abdul Nasser Hemmati.

Baca lagi

Pemilu Iran, Khamenei melaungkan kesertaan yg semampai.