Kasus perdana versi COVID-19 India dalam Sindh.

Karachi, Pakistan,

Penelitian serologis dilakukan ala 57 representatif yg menyalurkan bahwa bermula jumlah, versi Afrika Selatan serta Inggris per terdiri 71% serta 20% perkara dalam Karachi, ujar gajah kesegaran.

Menurut Dr Azra Pechuho, sepotong ekstensif perkara pernah dilaporkan ala anak-anak dalam lembah bukit umur 2 warsa, mengimbuhkan bahwa anak Adam sepuh wajib lekas divaksinasi semoga mereka kagak terjangkiti virus bermula anak-anak mereka.

Mungkin harus diingat bahwa suami melenceng homo- bermula 12 kuasa usaha India, yg belum lama mengunjungi Pakistan, dinyatakan jelas tersentuh virus corona. Ke-12 pejabat tinggi India, berikut keluarganya, pernah diarahkan sama penguasa menjelang menanggulangi waktu karantina.

Kembali ala candra April, Dr Pechuho pernah menegur warga bahwa mereka wajib menyerobot krida pencegahan suplemen selesai versi virus korona Inggris, Afrika Selatan serta Brasil perdana terdeteksi dalam teritori termaktub.

Dalam perintah gambar bergerak yg dirilis sama Departemen Kesehatan serta Kesejahteraan Populasi Sindh, Dr Pechuho mengujarkan bahwa batin mencari ilmu genom yg dilakukan sama Rumah Sakit Universitas Aga Khan bermula 13 representatif, 10 ditemukan menyimpan versi Inggris, homo- menyimpan versi Afrika Selatan. serta homo- menyimpan versi Brasil.

Dr Pechuho mengujarkan bahwa yg menambuh kepanikan yaitu bahwa versi Afrika Selatan serta Brasil “kagak responsif berkenaan vaksin” sehingga seseorang yg terjangkiti COVID-19 melintasi melenceng homo- mutu ini kebolehjadian ekstensif bakal tercemplung “payah lara” maupun pernah divaksinasi.

Menteri Kesehatan Provinsi pernah menyiratkan konglomerat menjelang pergi peralatan, tercatat pertembungan kemasyarakatan tengkes dalam batin cungkup, juga berjalan yg kagak harus.