Kebijakan China Dapat Mencegah Jutaan Kelahiran Minoritas dekat Xinjiang

Berfokus ala catur prefektur dekat Xinjiang daksina bersama mengonsumsi ideal yg direkomendasikan sama kurang lebih jauhari Tiongkok, Zenz mencongak Beijing kuasa bermaksud kepada meninggikan besaran Han dekat “dalaman usang Uyghur” ini selaku suku pada masyarakat.

Zenz menyebutkan beliau mengindra “maksud kepada mengecilkan pertambahan masyarakat rasial minoritas kepada meninggikan masyarakat Han yg harmonis dekat Xinjiang daksina”.

Data formal menyatakan susun terjadinya Xinjiang hampir-hampir setengahnya jarak 2017 bersama 2019 – pengurangan menyimpangkan tuding pada sekalian tanah China bersama yg menyimpangkan revolusioner selaku garis besar dari 1950, tunak studi sama Australian Strategic Policy Institute.

Zenz mencongak pertambahan masyarakat rasial minoritas wajar dekat Xinjiang daksina bakal mendatangi 13,14 juta ala warsa 2040, tapi aksi eksploitasi itu kuasa mencegah tenggat 4,5 juta terjadinya dekat jarak anak Adam Uyghur bersama rasial minoritas lainnya.

China suah menyambut teguran mendunia yg menumpuk pada kebijakannya dekat Xinjiang, dekat mana Amerika Serikat menyebutkan Beijing menunaikan rajapati.

Setidaknya esa juta anak Adam pada sepihak raya minoritas Muslim suah ditahan dekat kamp-kamp dekat tanah tertera, tunak gerombong imbang dasar basyar yg jua menyalahkan paksa berwajib melegalkan gawai mengikat.

Beijing suah menimpali aduan itu, mempropagandakan kontra-terorisme bersama perangkuhan ekonominya dekat Xinjiang, menjalankan hukuman meladeni sakit hati, bersama membantu permohonan kada mengenai pengkritiknya yg menyimpangkan cekang, tersisip Zenz.