Lampu Telepon Sinyal Kenangan Tiananmen Hong Kong Masih Bersinar

Pemilik restoran parak, yg mengagih gelar depannya demi Carrie, menggambarkan beliau hendak menyulut parafin serta memanggungkan laras penolakan konservatif.

“Pemerintah meredam lagam dalam Victoria Park, tapi mereka tak angsal membebaskan orang-orang yg berlara-lara bagi akhir hayat bersama-sama sistem hamba singular,” tutur lanang berumur 31 tarikh itu. “Dengan meluluskan itu, kami tak menyeruduk yura segalanya juga.”

Di kampus Universitas Hong Kong ala Jumat magrib, paruh mahasiswa mengumbah arca yg dikenal demi “Pilar Malu”, ritus parak yg terikat bersama-sama 4 Juni yg belum ditutup sama sebelah berkuasa.

Patung itu mengilustrasikan 50 badan yg disatukan, raut mereka purut kesakitan, demi sistem bagi menandakan mereka yg berkalang tanah bermutu pembasmian Tiananmen.

Alberto, seorang mahasiswa kapabilitas berumur 25 tarikh, terlibat dalam sempang mereka yg memperumahkan perempuan cantik dalam letak tertera.