Memikirkan rujuk kalender bahtera berselulup Filipina

Pengarang: Abdul Rahman Yaacob, ANU

Sejak 2013, Angkatan Laut Filipina suah berjuang bakal membarui substansi usangnya bersama-sama kebijakan yg bertambah terkini selaku sektor bermula kalender pembaharuan baju hijau yg diprakarsai sama bekas kepala negara Benigno Aquino bersama dilanjutkan sama rezim sementara ini dekat lunas Presiden Rodrigo Duterte.

Filipina kenyir menganggap bahtera berselulup berkualitas inventaris laskar lautnya. Pengenalan bahtera berselulup hendak memperluas keterampilan Angkatan Laut Filipina ke berkualitas daerah lunas meres bersama memungkinkannya bakal melantaskan bedel gadungan bersama mempublikasikan komponen ketidakpastian ke berkualitas keterlibatannya bersama-sama gerombolan laskar samudra yg bertengkar. Karena menderita dideteksi, mereka serupa patut bakal tujuan mata-mata, pengendalian, bersama spionase.

Jika Angkatan Laut Filipina menyuratkan bakal mengakuisisi bahtera berselulup, harus menimang-nimang seluruh beban tergantung dekat asing pengeluaran perolehan tabungan, bagaikan wahana mangkal bersama penataran, bedel tahunan dan penataran bersama pelestarian. Tenggelamnya bahtera berselulup Indonesia belum lama semakin menyinari kepentingan bakal berinvestasi berkualitas keterampilan pengamanan bahtera berselulup.

Setiap perolehan tergantung bahtera berselulup hendak meniadakan sumur kepandaian moneter yg integral komprehensif, yg suah terhantam imbas taun COVID-19 yg masih berlantas. Pandemi suah mereka cipta Filipina mengecualikan jumlah rencana pembaharuan baju hijau. Tidak harus perniagaan Filipina hendak membaik dekat abad yang akan datang menimbang masalah COVID-19 dekat wilayah itu suah menumpuk seluruhnya sedang semenjak medio Maret.

Mengingat ketidakpastian perniagaan Filipina, haruskah kalender perolehan bahtera berselulup ditinjau rujuk? Untuk bereaksi perdebatan terkandung, menonjol kepentingan bakal menimang-nimang efek ketenteraman mengelokkan menyorong yg dihadapi Filipina bersama keterampilan Angkatan Laut Filipina sementara ini bakal mengelolanya.

Bisa dibilang, efek ketenteraman yg mengelokkan menyorong ransum Filipina berkualitas paser cepak bersama sedang yaitu pertahanan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), yg merangkap bertambah bermula 2 juta kilometer petak. Untuk menyingkirkan ZEE-nya, rencana yg harus dilakukan yaitu membela eksistensi laskar samudra yg persisten dekat semesta daerah kelautan yg diperebutkan.

Kehadiran laskar samudra yg persisten mengatur duet juntrungan – pencegahan bersama pengindraan. Tidak bagaikan bahtera berselulup, kebijakan meres yg mengakap bersama membela kehadirannya dekat wilayah spesifik hendak berlaku selaku pencegah kepada intensitas kikuk yg bertengkar yg berancang menyongsong kekangan Filipina untuk ZEE-nya. Jika pencegahan suak, kapal-kapal Angkatan Laut Filipina dekat lingkungan itu boleh bersama-sama kuat memetik sirine bakal setiap gertakan sertamerta kepada ketenteraman kelautan Filipina.

Taktik Angkatan Laut Filipina dekat Second Thomas Shoal merepresentasikan pentingnya eksistensi laskar samudra yg persisten dekat segara yg disengketakan. Pada warsa 1999, Angkatan Laut Filipina menurunkan bahtera masa Perang Dunia Kedua atas sifat terkandung bakal menumpangkan klaimnya, sebuah rencana yg mampu dibilang berbuah atas China kagak boleh melantaskan observasi bernas untuk sifat terkandung. Sebaliknya, Mischief Reef dekat dekatnya suah diubah sebagai instalasi baju hijau China.

Terlepas bermula kalender modernisasinya, pasukan 64 kombatan meres bersama pengakapan Angkatan Laut Filipina sementara ini kagak integral bakal merangkap ZEE wilayah itu. Situasi ini suah dimanfaatkan sama intensitas kikuk yg bertengkar bakal mengerik kans bersama observasi Filipina untuk ZEE-nya soliter dekat Laut Cina Selatan, bagaikan yg tertumbuk pandangan berkualitas kejadian belum lama dekat Whitsun Reef bersama Scarborough Shoals atas warsa 2012. Di kian, kagak adanya Filipina eksistensi laskar samudra berisi sira terperangkap embal waktu China mengumpulkan bahtera penjerat lauk bakal menumpangkan klaimnya untuk fitur-fitur ini.

Dalam situasi keterampilan, keterampilan Angkatan Laut Filipina bakal menempuh gertakan laskar samudra baru tinggal mampu diperdebatkan. Armada permukaannya sementara ini mengantongi keterampilan peluru kendali yg terpatok bersama kagak dilengkapi bersama-sama pelan bakal melantaskan kontak senjata laskar samudra baru. Dimasukkannya duet fregat peluru kendali terbaru kagak menaikkan keterampilan PN sebagai bermakna. Fregat ini doang hendak dipersenjatai bernas bersama-sama peluru kendali permukaan-ke-permukaan bersama permukaan-ke-udara jurang belakang 2021 bersama dahulu 2022.

Tujuan bermula setiap kalender perolehan penjagaan sepatutnya yaitu bakal mengenali mebel ataupun kebijakan yg tercapai bakal memadamkan efek ketenteraman satu wilayah bersama-sama sebaik-baiknya. Dihadapkan bersama-sama tantangan untuk kekangan ZEE-nya bersama iuran yg terpatok berkualitas paser cepak bersama sedang, karet perencana penjagaan Filipina wajar menimang-nimang faktor-faktor bersama-sama waktu mengukur apakah menonjol perolehan bahtera berselulup yg mengelokkan pantas bersama-sama tujuan Angkatan Laut Filipina. Apakah bahtera berselulup menjadi sortiran unggul bakal mencegah bahtera penjerat lauk China menyemut bersama menggaet geser sifat dekat ZEE Filipina? Akankah kebijakan meres yg bertambah gampang berkualitas kuantitas yg bertambah komprehensif mengatur juntrungan ini? Apakah Angkatan Laut Filipina mengantongi sumur kepandaian bakal membela keterampilan terkini berkualitas paser tinggi?

Dalam kondisinya sementara ini, Angkatan Laut Filipina kagak mengantongi keterampilan bakal membela eksistensi laskar samudra yg persisten dekat semesta tanah kelautan yg diperebutkan atas kebijakan meres yg kagak melengkapi. Mengalihkan sumur kepandaian yg terpatok bakal mewarisi bahtera berselulup, bukannya memobilisasi kebijakan meres yg laik bersama terdaya, boleh bertemu muka bersama-sama hajat ketenteraman kelautan Filipina. Kurangnya keahlian bersama-sama bahtera berselulup berisi harus jumlah warsa sebelum mereka selesai sebagai operasional. Mengingat urgensi gertakan kepada hajat kelautan bersama halangan moneter berkualitas paser cepak bersama sedang, Angkatan Laut Filipina pertama-tama wajar berjuang menguatkan pasukan permukaannya, pelan bermula bidang kuantitas maupun keterampilan.

Abdul Rahman Yaacob yaitu peserta PhD dekat National Security College, The Australian National University.