MHA menyampaikan atraksi ke bekas kawula paripurna Bengal, Alapan Bandyopadhyay

Kolkata: Dalam sebuah sikap yg pandai bertambah meluaskan krisis jurang Pusat serta penguasa Bengal Barat yg dipimpin Mamata Banerjee, departemen bernas distrik Union ala Senin petang menyelenggarakan pemberitahuan showcause ala opsir IAS satuan 1987 Alapan Bandyopadhyay segenap beker sebelum doski purnakarya selaku sirah benua tugas carik sesudah menolak sambungan tiga candra.

Pemberitahuan tertera, bersumber pada Bagian 51 mulai Undang-Undang Penanggulangan Bencana 2005, yg pandai dihukum karena vonis interniran engat ganda warsa alias dam, alias keduanya, disampaikan untuk bekas aparat jangkung benua tugas sementara sira melengahkan perjumpaan pengkajian yg dipimpin sama Perdana Menteri. Narendra Modi ala 28 Mei pada kebinasaan hasil Topan Yaas dalam benua tugas tertera.

Mr Bandyopadhyay, yg sudah ditunjuk sama gajah superior Mamata Banerjee selaku penginstruksi superior selagi tiga warsa sesudah sira purnakarya mulai pelayanan, diarahkan mendapatkan “membaca selaku terdaftar” untuk departemen bernas saat tiga yaum berkenaan “kok tak pantas diambil aksi tentang doski” dalam geladak Bagian 51 UU DM. Bagian istimewa ini berantai karena “vonis mendapatkan batu sandungan” mendapatkan perlawanan mendapatkan memakai pendahuluan yg diberikan sama penguasa Pusat.

Pemberitahuan tertera menyarankan: “Petugas, karena tak mengikuti ceramah perjumpaan pengkajian yg dilakukan sama Perdana Menteri Narendra Modi dalam Kalaikunda yg terhantam impresi gelora dalam Benggala Barat ala melucut 28 Mei, sudah berlaku karena praktik yg seia sekata karena menolak mendapatkan memakai pendahuluan yg terkabul mulai Pusat penguasa serta karena begini mencaring Pasal 51(b) mulai Undang-Undang Penanggulangan Bencana 2005.”

“Setelah Perdana Menteri datang dalam Kalaikunda mendapatkan perjumpaan tilikan yg dijadwalkan karena sirah gajah serta sirah carik Benggala Barat, Perdana Menteri serta komponen golongan lainnya mengharap sayup 15 menit datang majikan penguasa benua tugas datang.”

“Mengingat ketidakhadiran, carik superior dipanggil sama majikan apakah mereka gemar ikut serta bernas karib pengkajian alias tak. Setelah itu, carik superior datang, bersama-sama karena gajah superior, dalam bernas sal karib serta lekas angkat kaki, ”tambahan pemberitahuan itu bertambah berumur.

Pada 28 Mei, biro personalia serta pembibitan (DoPT), yg berpunya dalam geladak departemen personalia, dakwaan mahajana serta purnakarya yg dipimpin sama PM, sudah mengalamatkan Bandyopadhyay mendapatkan mengetengahkan ke kantornya dalam Blok Utara dalam New Delhi ala Senin awal mendapatkan suruhan Pusatnya. Ketika doski melewatkannya, pemberitahuan kedua ala Senin petang memintanya mendapatkan mengetengahkan ala Selasa awal. Kali ini pula, Tuan Bandyopadhyay menjauh.

Sementara DoPT ialah daya pengawas kadet fungsionaris IAS, pemberitahuan showcause disajikan dalam geladak syarat UU DM, yg berpunya dalam geladak lintup refleks departemen bernas distrik Union. Badan Nasional Penanggulangan Bencana dipimpin sama PM.

Sumber dalam Nabanna, kepaniteraan benua tugas, menuntut ala Selasa petang bahwa Bandyopadhyay bakal mengganjar pemberitahuan MHA, karena alibi yg langsung.

Menyerang CM serta Mr Bandyopadhyay, BJP MLA serta Pemimpin Oposisi Suvendu Adhikari tweeted: “Teater aneh masih dolan dalam Benggala Barat. Demi egonya seorang diri, mendapatkan melumatkan sistem federal India serta menyingkirkan carik sirah atas ketidakdisiplinannya, (non-MLA) CM @MamataOfficial Didi menggondol terma inferior ke instansi CM serta Konstitusi India. Rahasia segala apa yg diketahui sama CS yg muncul bahwa (non-MLA) CM @MamataOfficial mengaktifkan awang-awang serta adam mendapatkan melindunginya? Apakah segenap hati sebagai CS mendapatkan melengahkan perjumpaan Perdana Menteri yg diselenggarakan mendapatkan meringankan orang-orang bernas aksen atas Topan Yaas? Tidak, lain itu.”

Dia menuntut: “Saya menuntut aksi kentara diambil tentang CS yg muncul atas ketidakdisiplinan, mencaring lembaga pelayanan ala sementara bahaya umbul-umbul serta hawar mondial, pembelokan, serta tak meringankan individu asing saja atas mainan ketatanegaraan yg sundal. TMC sudah menghampakan orang biasa Benggala Barat. Menjarah fulus pembayar bea ialah minat pujaan TMC. Keluar CS serta kini ‘penginstruksi’ mendapatkan (non-MLA) CM @MamataOfficial bakal menikmati upah yg aman Rs 2,5 lakh tiap-tiap candra serta wahana yg aman. Tentunya, terkandung praktik yg bertambah gemulai mendapatkan membelanjakan fulus produk jerih penat perdua pembayar bea.”

epilog mulai