Museum Tiananmen Hong Kong tertekan ditutup menjelang yaum jadinya

HONG KONG — Sebuah museum dalam Hong Kong yg mengenang aktivitas engkah China tentang mahasiswa bersama anggota biasa tidak bersenjata dalam Lapangan Tiananmen ala 4 Juni 1989, tertekan ditutup sahaja kembar yaum menjelang nasihat 32 warsa kejadian memedihkan itu.

Museum 4 Juni dibuka pulang ala yaum Minggu selepas ditutup per Juni lampau bakal penyempuraan selepas tindak China bakal meresmikan hukum kesejahteraan domestik kepada pura yg mengkriminalisasi aktivitas perongrongan.

Dalam pemberitahuan ala yaum Rabu, Aliansi Hong Kong bermutu Mendukung Gerakan Demokratik Patriotik China, operator museum, menandaskan bahwa pengontrol per Departemen Kebersihan Makanan bersama Lingkungan pura mengunjungi kedudukan tercantum ala Selasa magrib bersama mengusulkan operasinya bawah tangan berkat bukan mengantongi sertifikat pertunjukan orang banyak dalam dek tata yg diberlakukan ala warsa 1919.

Aliansi Hong Kong, yg serta pernah menyelenggarakan nasihat massal tahunan penjagalan Tiananmen dalam Victoria Park, menandaskan mau mengucup temporer museum bakal membereskan kesejahteraan pekerja bersama hadirin sementara meranya perundingan keputusan kian berumur.

Lebih per 550 wong pernah mengunjungi museum per dibuka pulang. Itu mau konsisten ungkap ala coplok 4 Juni paruh populasi pura bakal menyokong penakziman akan mereka yg tutup mata ala warsa 1989 berkat pura tercantum pernah menyekat urusan Victoria Park bakal warsa kedua berturutan, memakai variabel pemisahan berhimpun dalam dek tata tenggang kemasyarakatan COVID-19.

Aktivis pro-demokrasi Joshua Wong kamar lampau dijatuhi balasan 10 kamar bui berkat berikat memakai perjumpaan besar bukan resmi warsa lampau. Tiga tersangka parak yg mengiakan bersalah bermutu kejadian tercantum menyerap balasan catur mencapai heksa kamar.

20 wong lainnya, tertanam pengedar Apple Daily Jimmy Lai bersama ketua Aliansi Hong Kong, lagi menuju persidangan bermutu kejadian tercantum.

Dalam sebuah maklumat ala yaum Sabtu selepas peneguhan prohibisi pura ala urusan warsa ini, Biro Keamanan penguasa membilangi bahwa sapa pula yg menjemput paksa bermutu ramah tamah yg bukan resmi cakap menuju balasan lima warsa bui. Ia meninggikan bahwa sapa pula yg “mempropagandakan alias mencetak” urusan sebangun itu serta cakap dipenjara semasa eka warsa.

Aliansi menandaskan bermutu pernyataannya ala yaum Rabu bahwa perasaan bersama patos anak buah Hong Kong bakal perdua umpan pembasmian Tiananmen bukan mau punah walaupun “status ketatanegaraan yg selit belit dalam muka kita.”

Mantan legislator Lee Cheuk-yan, senter berkedok biru, bersama Albert Ho, kidal, tertanam dalam sela mereka yg menuju persidangan berkat berikat memakai perjumpaan besar bukan resmi Juni lampau dalam Victoria Park. (Foto sama Kenji Kawase)

Kelompok itu memohon orang-orang bakal lenting bermutu mengenang urusan warsa ini “memakai peraturan mereka unik, ala era bersama wadah yg telak, dalam dek status keputusan, selamat, guyub bersama logis.”

Beberapa ketua Aliansi, juga Wang Dan, seorang purnawirawan kampanye 1989, pernah memohon orang-orang Hong Kong bakal membakar parafin nasihat dalam jendela vila mereka berkat mereka bukan mau diizinkan melakukannya serempak dalam halaman ladang.

“Kita bukan bisa membengkalaikan rasam penglihatan sani itu jangkang,” catat Wang kembar minggu lampau. “Biarkan pura Hong Kong selaku pura parafin. Tunjukkan kehendak Anda bakal ‘Jangan sudah pikun bersama tiada sudah berserah.'”

Museum 4 Juni Hong Kong mengusulkan wahid peragaan malar seolah-olah itu perkara aktivitas engkah dalam mana semata-mata. Ini perdana darab dibuka dalam kedudukan temporer ala warsa 2012, selepas tukar ke vila malar kembar warsa selepas. Itu tertekan ditutup ala warsa 2017 dalam dek aksen ujaran per pemilik wadah tercantum. Itu tukar ke rumahnya zaman ini dalam dunia Mong Kok dalam Kowloon ala warsa 2019.