Negosiator penyelesaian Afghanistan karut penarikan NATO mau membelakangi ‘kehampaan kedamaian’

ANTALYA, Turki — Perunding penyelesaian terbaik penguasa Afghanistan pernah melisankan kedukaan bahwa penarikan kawanan NATO bermula Afghanistan angsal mendatangkan “kehampaan kedamaian, kenaikan pangkat kontak senjata beserta agak-agak percepatan kompromi yg kian selit belit,” melalui menuturkan “penyelesaian wajib melangkahi kompromi, tidak melangkahi kontak senjata.”

“Taliban sayangnya pernah meluaskan kegiatannya,” berputar bahwa “itu agak-agak menyomenyungkurkong mereka pada bidang datar kompromi kelak,” Abdullah Abdullah, penghulu Dewan Tinggi mendapatkan Rekonsiliasi Nasional Afghanistan, menuturkan untuk Nikkei pada sela-sela simposium taktik universal kemunca pasar lampau. pada praja resor Turki Antalya. Abdullah memvisualkan ajaran ini selaku “keluputan.”

Pernyataan Abdullah menjeru menjelang kunjungannya ke Gedung Putih atas Jumat pasar ini melalui Presiden Afghanistan Ashraf Ghani. Perjalanan mereka “mau menyuluhi kemitraan langgeng jarak Amerika Serikat beserta Afghanistan momen penarikan ketentaraan berbuntut,” bicara spesialis omongan Gedung Putih Jen Psaki berbobot sebuah komunike yg dikeluarkan Minggu.

Pasukan NATO mau membelakangi Afghanistan atas 11 September, membubuhi berakhirnya hampir-hampir kembar dasawarsa mobilisasi sesudah kawanan gabungan memberhentikan kewibawaan Taliban sesudah gempuran 9/11 pada AS atas 2001. Pengerahan NATO berjumlah sekeliling 10.000, termuat 2.500 ksatria Amerika, tunduk informasi urita Departemen Pertahanan AS atas candra April — turun bermula jumlah kebulatan NATO kian bermula 100.000 atas tarikh 2011. Komando Pusat AS merilis atas asal Juni bahwa mereka pernah menghandel kian bermula 50% bermula “prosedur merosot”.

Abdullah menuturkan separuh sempalan pada berbobot Taliban angsal bertenggang mendapatkan membebaskan kompromi melalui hasrat bahwa “agak-agak terselip penyelesaian ketentaraan, yg tak berlaku, akibat tak terselip penyelesaian ketentaraan.”

Abdullah Abdullah, penghulu Dewan Tinggi mendapatkan Rekonsiliasi Nasional Afghanistan, mengomong melalui Nikkei pada sela-sela Forum Diplomasi Antalya pada Turki. (Foto sama Sinan Tavsan)

Pasukan NATO “pernah menyomenyungkurkong Afghanistan selagi 20 tarikh berbobot pol keadaan, menyusun loyalitas,” bicara Abdullah. “Dan kini terselip sesi modis” pada mana “AS beserta [NATO] negara-negara bagian mau menggendong melalui kaidah yg kontradiktif, laksana menyomenyungkurkong melalui institusi kedamaian beserta ketentaraan beserta melalui penataan biasa mendapatkan perluasan Afghanistan,” katanya.

Forum Diplomasi Antalya tarikh ini, yg diadakan jarak Jumat beserta Minggu, sebagai sarung porsi setangga Afghanistan, pemain regional beserta pemandu, termuat bendahara bermula Turki, Iran, Pakistan beserta Qatar, mendapatkan membincangkan segalanya yg berlaku sesudah penarikan NATO.

Waspada membelakangi kehampaan kedamaian, AS hendak Turki yg sebagian besar Muslim, ksatria terbesar kedua NATO, mendapatkan lantas mewariskan kedamaian pada Bandara Internasional Hamid Karzai sesudah penarikan NATO. AS serupa menyorong Turki mendapatkan berkedudukan berbobot rapat bahagia jarak penguasa Afghanistan beserta Taliban melalui menerbitkan rapat ujung penyelesaian pangkat jangkung, menyempurnakan tenaga perantaraan Qatar.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuturkan sesudah berpapasan melalui Presiden AS Joe Biden pada sela-sela KTT NATO pada Brussels candra ini bahwa Turki transparan mendapatkan darma laksana itu. Dia merekomendasikan mendapatkan menodong hadiah Pakistan, yg mengantongi efek melalui Taliban yg angsal menyusutkan akibat pertarungan. Pada momen yg setingkat, Erdogan menuturkan bahwa “tak agak-agak mencuaikan bainah atas Taliban.”

Rich Outzen, eks opsir ketentaraan AS beserta perencana kecendekiaan Departemen Luar Negeri yg menjabat selaku atase ketentaraan pada Kedutaan Besar Amerika pada Kabul, menuturkan untuk Nikkei: “Jika Turki beserta Pakistan setujuan mendapatkan berbimbingan lengan, mereka angsal sebagai istimewa berkontribusi atas kestabilan Afghanistan beserta angsal menenteramkan bandara bergandengan, akibat Pakistan mengantongi efek untuk Taliban.”

Penasihat kedamaian kebangsaan AS Jake Sullivan menuturkan untuk kuli tinta Kamis lampau bahwa kedua majikan pernah asese bahwa Turki mau mengangkat karakter terbaik berbobot menenteramkan bandara Kabul, beserta bahwa Biden “berkomitmen” atas bentuk-bentuk khusus gendongan AS yg pernah diupayakan Erdogan mendapatkan menenteramkan perutusan termaktub.

Juru omongan Taliban Suhail Shaheen menuturkan untuk Reuters atas 10 Juni: “Turki merupakan sektor bermula kawanan NATO berbobot 20 tarikh ujung, sungguh mereka wajib merosot bermula Afghanistan meneladan Perjanjian yg beta tandatangani melalui AS atas 29 Februari 2020,”

“Jika tak, Turki merupakan negeri Islam yg buntal. Afghanistan mengantongi tali historis dengannya. Kami bersandar mendapatkan mengantongi tali yg menjelang beserta ramah melalui mereka selaku tadbir Islam modis yg didirikan pada negeri itu pada peluang permulaan,” bicara spesialis omongan itu.

Sullivan menuturkan bahwa “beta tak membenarkan bahwa segalanya yg dikatakan Taliban sebagai rakyat wajib maupun mau mencegah tenaga yg lagi dilakukan kini mendapatkan menggarap keikhlasan kedamaian itu.”

Ditanya atas tuah rapat pangkat jangkung Afghanistan-Taliban yg ditunda pada Istanbul, Abdullah menuturkan: “Taliban menolak mendapatkan terlibat, walakin tak menuturkan tak.” Dia menuturkan Taliban mengajukan lingkungan yg tak menyeletuk angan-angan.

Abdullah menuturkan rincian wajib “dibahas jarak melalui penguasa Afghanistan beserta kekuatan terikat, walakin hamba batang tubuh mengantongi wawasan yg tekun produktif mendapatkan menggendong karakter Turki pada bandara.”

Pasukan Turki pernah beruang pada Afghanistan selagi hampir-hampir kembar dasawarsa mendapatkan perutusan non-tempur yg sepan, laksana menyegarkan kawanan Afghanistan, menggarap prasarana nasional beserta menenteramkan keringanan bandara. Turki mengalami gendongan bermula warga nasional Uzbek beserta Tajik, yg mengantongi sumber Turki yg setingkat.

Penarikan AS mengalokasikan Erdogan jalur jarang mendapatkan menyelidiki tali yg kian ramah melalui tadbir Biden. Bandara Internasional Hamid Karzai merupakan gerbang portal terbaik ke Afghanistan yg terpenjara darat, pada mana kedutaan aneh beserta wadah hadiah berjurai atas kedamaian bandara mendapatkan mempertemukan tindakan mereka.

Metin Gurcan, seorang analis kedamaian Turki berdaulat yg sebelumnya menjabat selaku mentor ketentaraan pada Afghanistan, menerangkan bahwa setiap kontribusi ketentaraan dini sonder pengaturan sebelumnya melalui Taliban angsal menghasilkan sengketa beserta mengkhawatirkan kawanan Turki beserta impresi cerah Turki pada Afghanistan.

“Jika pangkat gaham kedamaian Idlib Suriah merupakan 1 beserta Libya merupakan 10, lalu Afghanistan merupakan bermacam-macam.” Gurcan menerangkan, mengecek Afghanistan melalui rumah komidi ketentaraan beda pada mana Turki terbabit.