Oportunisme memburu Liga Awami Bangladesh

Penulis: Mahir Abrar, Universitas Internasional Amerika-Bangladesh

Pemerintah Bangladesh sudah menggelongsorkan krida padat kepada lingkaran pembelaan Islam Hefazat-e-Islam. Ini mengintil penentangan padat kepada lawatan Perdana Menteri India Narendra Modi menjumpai fatwa 50 warsa kedaulatan Bangladesh bermula Pakistan. India yaitu kolega vital distribusi penguasa Bangladesh. Protes mempermalukan penguasa, yg rampung menjumpai memperingati kedaulatan selanjutnya seratus warsa partus penaja Bangladesh Sheikh Mujibur Rahman – serta abu bermula Perdana Menteri ketika ini Sheikh Hasina.

Protes dipimpin sama Hefazat-e-Islam namun melongok kerja sama sama mahasiswa dalam Dhaka. Kantor-kantor penguasa selanjutnya kekayaan awak dibakar dalam Chittagong selanjutnya Brahmanbaria dalam Bangladesh Timur bermula 25-27 Maret 2021. Tujuh kasih pemrotes berpulang lombong konfrontasi pakai dinas penegak ketentuan. Ratusan pegiat selanjutnya sep klimaks Hefazat-e-Islam sudah ditahan.

Hefazat-e-Islam yaitu sebuah aktivitas Islam yg berbasis dalam Madrasah Qawmi. Bangladesh memegang kembar struktur pembibitan sekolah yg kontradiktif, Madrasah Qawmi, yg kagak diatur sama penguasa, selanjutnya Madrasah Alia, dalam mana kurikulum disediakan sama penguasa bertepatan pakai investasi.

Hefazat-e-Islam dibentuk ala Januari 2010 menjumpai menolak persediaan Kebijakan Pembangunan Perempuan selanjutnya kecendekiaan beda yg mereka pendapat anti-Islam. Kelompok ini selaku masyhur ala warsa 2013 momen melayani penentangan kebengisan dalam Dhaka menuntut penguasa melegalkan hukum penistaan ​​religi yg hendak menganiaya soak paruh pengkritik Islam selanjutnya Nabi Muhammad.

Sejak 2013, Hefazat-e-Islam sudah mengandam ikatan yg bertambah fertil pakai penguasa. Seringkali, penguasa Bangladesh selaku panutan Hefazat-e-Islam. Ini menghilangkan arca Lady Justice bermula Mahkamah Agung mengintil klaim Hefazat. Pemerintah sudah melegalkan julukan bermula Madrasah Qawmi selaras pakai julukan Master. Pemerintah serta menghilangkan karya-karya penyair sekuler selanjutnya minoritas bermula wacana lektur kurikulum lokal buat imbas Hefazat-e-Islam.

Sebagai imbalannya, Perdana Menteri Sheikh Hasina menadah perjamuan mega dalam Dhaka selanjutnya julukan kemuliaan ‘Bunda Qawmi’. Ini yaitu gendongan vital sebelum penunjukan kongres 2018 dalam Bangladesh. Shah Ahmad Shafi, empu Hefazat-e-Islam ketika itu, memegang ikatan aktivitas yg elok pakai penguasa. Sebagai timbalan buat persetujuan, Hefazat kagak selaku terkangkang memandang penguasa Liga Awami.

Hubungan pakai penguasa beralih mencolok selesai Shah Ahmad Shafi tutup mata ala 18 September 2020. Sebelum kematiannya, Shafi tertekan bersisurut bermula jabatannya selaku direktris jenderal Madrasah Hathazari dalam Chittagong, pangkal Hefazat-e-Islam.

Setelah janji Shafi, bertambah jamak sep jalur padat – yg memandang penguasa – diberi karakter kepemimpinan. Pemimpin yg memegang ikatan aktivitas yg elok pakai penguasa dikeluarkan bermula panitia administrasi perdana. Kelompok ini serta memenggal segala kanal korespondensi kagak formal pakai penguasa. Bukti jemaah mula-mula bermula transfigurasi kecendekiaan yaitu lingkaran yg menyauk tindakan jemaah memandang penggarapan arca bekas kepala negara Sheikh Mujibur Rahman, kejadian sentimental distribusi Perdana Menteri Sheikh Hasina.

Setelah itu, penguasa sedang mereka menjumpai bertransaksi pakai lingkaran ketimbang memakai kebengisan. Pemerintah beralih menjumpai krida azab selesai penentangan kebengisan ala rembulan Maret. Sejak itu, penguasa sudah mengalap 434 oknum selanjutnya mengajukan 56 kisah buat ‘simpangsiuran Brahmanbaria’ cuma.

Para sep Hefazat-e-Islam berdiskusi lombong ceramah memandang penguasa selanjutnya struktur yustisi sekuler Bangladesh. Mereka menggemakan revolusi selanjutnya pendirian dunia Islam dalam geladak ketentuan Syariah dalam Bangladesh. Sekjen Gabungan Hefazat-e-Islam Mamunul Haque yaitu lengah wahid juru khotbah membelokkan masyhur bermula sistem tercantum. Dia dikenal sebab khotbahnya yg hebat yg doski sebarkan selaku online menyusuri Facebook selanjutnya YouTube. Dia memegang kaca Facebook terverifikasi pakai 1,2 juta murid. Video khotbahnya mewujudkan jutaan bentuk.

Pemerintah selaku semakin sewenang-wenang selanjutnya kagak progresif kepada penilaian. Tindakan belum lama sama Hefazat-e-Islam mampu dilihat selaku tantangan distribusi kepemimpinannya. Protes tercantum melambangkan tantangan kepada lengah wahid asas saripati penguasa, pertemanan dekap pakai India. Tantangan ini hendak dilihat selaku sungguh-sungguh kagak mampu diterima sama penguasa.

Sementara Liga Awami mengharuskan Hefazat-e-Islam selaku ketahanan yg berjongkok pakai menggeratak kemitraan oportunistik menjumpai meredakan gendongan dalam tengah pemilih religi, penguasa sudah menjungkalkan hadap selanjutnya menangani. Namun, mereka belum mencabut persetujuan apa pun pula yg diberikannya untuk sistem tercantum. Akan runyam distribusi penguasa menjumpai sebaik-baiknya membuang pribadi bermula ikatan pakai Hefazat-e-Islam maupun gendongan menjumpai Islamisme. Hak menganut yaitu ketahanan yg layak diperhitungkan selanjutnya Liga Awami kagak lombong harga diri menjumpai mengalpakan pandangannya sebaik-baiknya. Dalam skrip ini, sidik menganut yg berdenyut pakai Liga Awami selanjutnya kagak berhadapan semestinya melambangkan penyelesaian arketipe penguasa. Pemerintah rupa-rupanya melayani ancangan wortel selanjutnya stik, wortel selaku persetujuan kecendekiaan selanjutnya stik selaku penangkapan.

Sebagai sambutan kepada krida padat tercantum, Hefazat-e-Islam belum lama menghalau panitia pusatnya selanjutnya memutuskan paruh sep yg memegang pertalian ketatanegaraan. Para sep selaras pakai Menteri Dalam Negeri Asaduzzaman Khan menjumpai memusyawaratkan diakhirinya krida padat tercantum. Namun penguasa malar pasif atas subjek pertembungan selanjutnya belum membuang pegiat Hefazat-e-Islam. Kecenderungan sewenang-wenang penguasa Liga Awami menuntut Hefazat-e-Islam yg kagak memandang kekuasaannya maupun mempermalukannya dalam pendahuluan kolega berbeda yg vital.

Mahir Abrar yaitu guru dalam American International University-Bangladesh selanjutnya konsultan swasembada lombong ikatan antarbangsa, perbelanjaan selanjutnya ketenteraman.