Persatuan provisional dekat sela kawanan anti-kudeta Myanmar

Penulis: Mikael Gravers, Universitas Aarhus

Militer Myanmar (Tatmadaw) melanjurkan horor lalu penangkapannya dekat senter meningkatnya perlagaan awam kepada penggulingan Februari 2021 — perlagaan yg mencaplok anggota awam bersenjata yg menembus militer. Rumah ambruk, pemberadaban, pengiriman lalu bank lemah atas pemogokan. Kekurangan warta rezeki lalu warta memperapikan merusuhkan. Sementara kawanan anti-kudeta pernah mereka cipta Pemerintah Persatuan Nasional (NUG) lalu meningkat konstitusi federal selaku opsi per konstitusi prajurit 2008.

NUG terbilang kaki kongres per Liga Nasional bakal Demokrasi (NLD), institusi bersenjata kesukuan (EAO), institusi mahajana awam, wanita lalu praktisi Generasi Z baru per kiprah pembangkangan awam. Selain kaki kongres NLD, yg masa ini beraksi dekat tertutup, NUG selaku metaforis mencaplok kepala negara tergolek Win Myint lalu pengusul benua sayap Aung San Suu Kyi. Perdana anggota kabinet bersumber per faksi kesukuan Karen. Sepertiga per 27 anggota kabinet bersumber per faksi kesukuan non-Burma, yg disebut nasional kesukuan.

Piagam NUG per Uni Federal Demokratik mengeraskan pertemuan pendapat tahkik dekat sela negara-negara Myanmar, yg hendak mengantongi konstitusi lalu kedaulatan legislatif lalu yudikatif mereka solo. ‘Negara-negara kaki’, dinyatakan, ‘yaitu pemilik tulus kewibawaan’ lalu ‘pemilik tulus segala pulau lalu tata mata air kekuatan yaitu orang-orang yg bermukim dekat pulau itu’. Selanjutnya, benua sayap hendak mengantongi tahkik bakal memanfaatkan pulau lalu mata air kekuatan, temporer sindikat aktivis mendapat nafkah melewati klasifikasi pajak federal.

Piagam menolak kanon kebangsaan 1982 dekat mana belaka dinasti rumpun faksi kesukuan yg bermukim dekat Burma sebelum kolonialisme yg membanjiri term bakal kebangsaan. Undang-undang tertera pernah digunakan bakal membebaskan belacak Muslim lalu Hindu, terbilang mereka yg sebelumnya mengantongi kebangsaan sebu. Piagam tertera mengungkapkan bahwa segala anggota benua yg pernah menyongsong kebangsaan, sekalipun tak jebrol dekat Uni, mengantongi tahkik sebu selaku anggota benua. Waktu hendak menyediakan ingat apakah Rohingya disertakan.

Piagam mengeraskan keselamatan basyar lalu mengungkapkan bahwa militer federal lalu anggarannya hendak berharta dekat lembah kekangan demokratis. Setiap benua sayap hendak mengantongi militer lalu penjaga keamanan solo dekat paham kawanan Union. Ini yaitu penyudahan seluruhnya demi strata keselamatan yg swapraja selaku ketatanegaraan dekat lembah perintah Jenderal Senior Min Aung Hlaing. Sementara itu, NUG menyiarkan penciptaan Tentara Pertahanan Rakyat, yg dilatih sama EAO, selaku anju bakal militer federal.

Mengenai operasi penyelesaian sela penguasa lalu kesukuan kerabat, Piagam merujuk atas kongres Panglong atas warsa 1947 kala abi Aung San Suu Kyi mendapat ‘kemandirian administratif kerumahtanggaan’ kesukuan, sebuah kontrak yg lagi belum gol.

Proses Perdamaian Panglong Abad ke-21 Aung San Suu Kyi selaku potongan transenden pertarungan ketatanegaraan atas warsa 2020. Tatmadaw mencegah EAO non-gencatan senjata bakal ikut serta lalu menyalahkan penguasa NLD lalu EAO menggunakannya selaku perdebatan bakal mengganti konstitusi. Tatmadaw saja membancang permusyawaratan bilateral. EAO tak serius bahwa Aung San Suu Kyi hendak membantu federalisme paham guna determinasi takdir solo ketatanegaraan kesukuan yg jelas. Misalnya, penguasa pernah menuding tendas anggota kabinet NLD dekat tujuh benua kesukuan. Ia tak menyedang bakal menggebok penjabalan pulau yg menjalar sama Tatmadaw dekat negeri kesukuan ataupun bakal mengisbatkan operasi pengamatan penghentian senjata mencegah bidasan prajurit dekat negeri kesukuan. Dengan begitu, ketidakpercayaan antar-etnis yg tempo terlaksana.

Kesatuan kesukuan yg diungkapkan paham persiaran Piagam NUG tak berdebat beraneka ragam keinginan yg silih bertemu muka dekat sela getah perca kaki. 20 takat 30 EAO yg ikut serta terurai, lalu sejumlah belum berpadu demi kubu, semacam United Wa State Army, yg terbesar berjumlah 20.000 militer, lalu Restoration Council of Shan State. Keduanya mengantongi kurungan yg solid demi China lalu agak-agak saja hendak merawat mata air kekuatan mereka, terbilang perniagaan narkoba. Tentara Independen Kachin, Tentara Pembebasan Nasional Ta-ang lalu Angkatan Pertahanan Rakyat dekat benua sayap Chin lalu Kayah terbilang dekat sela yg menyimpangkan bersungguh-sungguh menjauhkan Tatmadaw. Tentara Pembebasan Nasional Karen (per Karen National Union ataupun KNU) tercerai-berai. Ketua KNU Saw Mutu Sae Poe belum lama melaporkan bahwa kasus ketatanegaraan belaka diselesaikan melewati perundingan lalu pernah menggelar pergesekan sanding demi Jenderal Senior Min Aung Hlaing. Tapi tiga per tujuh satuan Karen lalu Tentara Kebajikan Demokratik, terbilang penipu Karen per Pasukan Penjaga Perbatasan, masa ini bertempur lalu KNU mendidik praktisi baru lalu penipu prajurit.

Masalah utamanya yaitu berapa belacak benua sayap yg hendak dicakup sama perkongsian lalu betapa NUG hendak memilah negeri panti sejumlah faksi kesukuan, semacam Negara Bagian Shan. Ada konfrontasi antar-etnis domestik untuk pemilikan pulau, mata air kekuatan, lalu unsur semasa pengangkatan — kasus membutuhkan masukan yg jeli. Aliansi antaretnis sebelumnya tak sudah memperkuat tempo.

Jumlah seluruhnya kombinasi militer dekat EAO diperkirakan mendatangi 80.000, tapi belaka seperdua yg tersangkut musim ini. Pasukan Tatmadaw – diperkirakan 350.000 – pernah dimodernisasi demi helikopter, kapal terbang tinggal landas, lalu senjata sukatan Rusia. Pasukan penjaga keamanan yg berjumlah 80.000 oknum saja berharta dekat lembah perintah junta prajurit. Tetapi Tatmadaw kalau-kalau mengantongi tata susila yg pendek lalu lingkungan yg hina dekat belacak segmen. Beberapa aparat lalu penjaga keamanan pernah bertolak. Sebuah mata air Karen mengasumsikan bahwa belaka sekeliling 80.000 kawanan menyerang yg sehat. Keluarga mereka mengambil travesti lalu penghambatan kemasyarakatan selesai keganasan pasca-kudeta. Mereka kecil hati hendak saat pendahuluan mereka seandainya kedaulatan, tahkik unik lalu penghasilan mereka tak dilindungi. Ini menggambarkan tantangan potong unifikasi lalu loyalitas yg menghimpun jejaring harkat prajurit militer, pertapa lalu partner patriot.

Terlepas per sejumlah kasus, orientasi afirmatif transenden per Piagam NUG yaitu bahwa beliau menyinggir antarmuka mutakhir konvensi lalu kerja sama antar-etnis, yg tak dimanipulasi sama Tatmadaw. Piagam tertera berdebat isu-isu utama: pemberantasan totaliterisme lalu kekejaman erotis, kepemimpinan ketatanegaraan bersama-sama, penyelesaian, kerakyatan, independensi, ekualitas lalu kedamaian, hak-hak minoritas, strata yustisi yg jujur lalu pelepasan petunjuk lalu ketatanegaraan. Namun, benar-benar mendorong bahwa populasi universal menolakkan NUG lalu Tentara Pertahanan Rakyatnya gendongan yg dibutuhkan bakal menolakkan saat atas Piagam bakal diadopsi.

Mikael Gravers yaitu Associate Professor Emeritus dekat School of Culture and Society dekat Departemen Antropologi, Aarhus University.