Reli Hong Kong dilarang tatkala China rayakan komunisme

HONG KONG — 1 Juli pernah selaku yaum prei global dalam Hong Kong semenjak 1997 bakal membubuhi cap pelimpahan ketuanan semenjak Inggris ke China, walakin serta pernah selaku yaum perincian orang-orang dalam lingkungan itu bakal turun ke rute demi sesalan dalam berjenis-jenis sarung. bab.

Protes yg membelokkan menjendul berjalan ala tarikh 2003, momen 500.000 wong bertambah bakal mengatakan antipati mereka lawan daya prima bagian berkuasa bakal mengesahkan undang-undang dasar keselamatan domestik dalam Hong Kong. Didorong sama keinginan orang kebanyakan, penguasa kesimpulannya menggugurkan agenda tercatat.

Tetapi tarikh ini, muncul menempuh itu dilarang sama penjaga keamanan, via pasal wabah, selangkan cuma tiga masalah virus corona regional yg terdeteksi jeluk 28 yaum ekor. Selain menolak segenap rekes bakal pertunjukan terorganisir, penjaga keamanan merapatkan Victoria Park, sarung segenap pertunjukan sebelumnya bermula.

Liauw Ka-kei, penyelia bos penjaga keamanan Hong Kong, mencurahkan terhadap penyiar ala yaum Kamis bahwa penghentian lahan itu gara-gara kaum netizen mengundang yg asing bakal berhimpun dalam petang yaum. Dia menegaskan bahwa ketentuan itu bermula semenjak kegalauan hendak kebahagiaan anak, bakal “mencegah hal-hal berjalan.” Sekitar siang bolong, penjaga keamanan tiba meruang lahan, dalam mana mumbung yg cuma menikmati yaum prei mereka dalam kaki syamsu.

Tindakan penjaga keamanan ala yaum Kamis analog via yg dilakukan ala coplok 4 Juni, fatwa pemberantasan Lapangan Tiananmen 1989, dalam mana mahasiswa selanjutnya anak negeri yg kagak bersenjata dibunuh sama ketentaraan China. Victoria Park pernah selaku sarung superior bakal agenda penyalaan parafin ala 4 Juni semasa tiga sepuluh tahun, walakin tarikh ini dilarang, via beribu-ribu personel penjaga keamanan mengepung segenap gapura menyerap.

Seorang perempuan melangkah dalam kaki liwa China selanjutnya Hong Kong yg terjemur dalam asing sebuah sentral perbelanjaan menjelang fatwa 100 tarikh berdirinya Partai Komunis China, dalam Hong Kong ala 28 Juni. © Reuters

Sekali kembali, penjaga keamanan mengacukan ketentuan Kamis ala Ordonansi Ketertiban Umum, disahkan ala tarikh 1967 momen penguasa kolonial Inggris menjauhkan aliran kebisingan kidal, banyak dipengaruhi sama China semasa Revolusi Kebudayaan.

Sejak undang-undang dasar keselamatan domestik diberlakukan sama Beijing ala 30 Juni tarikh silam, rubrik perincian orang-orang Hong Kong bakal menyatakan pendapat mereka via ekspres mengerut. Menurut penjaga keamanan, 117 wong berumur 15-79 pernah ditangkap dalam kaki NSL ala 27 Juni. Pihak berkuasa Hong Kong serta pernah mengonsumsi berjenis-jenis pesawat penguatan lainnya bakal menyuruh putaran selanjutnya pentolan pro-demokrasi.

Front Hak Asasi Manusia Sipil, pelaku superior defile tahunan 1 Juli, apalagi kagak mengajukan persetujuan muncul menempuh tarikh ini, gara-gara hampir-hampir dinyatakan palsu sama penjaga keamanan ala kamar April gara-gara mendampak Ordonansi Masyarakat, yg diberlakukan ala tarikh 1911 pertama bakal mencatatkan triad . Selain itu, Figo Chan Ho-wun, penyelenggaranya, dijatuhi ikah 18 kamar sel gara-gara masuk jeluk pertembungan kagak asi ala 1 Oktober 2019, momen Partai Komunis China memuliakan dies natalis ke-70 pemerintahannya.

“Sekarang, lurus bakal berhimpun sebagai tenang terjemur ala otorisasi penjaga keamanan,” Johannes MM Chan, guru besar selanjutnya penghulu syairat masyarakat dalam Departemen Hukum Universitas Hong Kong, mencurahkan jeluk sebuah diskusi NSL ala yaum Rabu.

Sarjana syairat prominen mencontoh bahwa selengkap modus operandi yustisi hangat pernah dibuat dalam lingkungan tercatat semenjak pengenaan NSL.

“Kami mengantongi rangkap tempaan bentuk pidana sejajar, wahid bakal pemungkiran NSL selanjutnya [one for] yg asing,” katanya. Sejumlah pemungkiran jeluk wahid tarikh ekor merupakan “enggak cuma bakal pemungkiran NSL, walakin bakal pemungkiran yg [were] via lambang NSL.”

Chow Hang-tung, penyulih penghulu Aliansi Hong Kong bakal Mendukung Gerakan Demokratik Patriotik China, pelaku agenda tahunan 4 Juni, ditangkap Rabu, nyatanya dituduh “menghasut wong asing bakal sebagai waras berasosiasi via perhimpunan yg kagak asi” ala 1 Juli. Dia diberitahu sama penjaga keamanan bahwa penahanannya gara-gara posting Facebook-nya yg menyorong wong bakal berasosiasi jeluk kuat global ala yaum Kamis. Dia ditangkap ala 4 Juni serta.

Menurut permintaan yg disampaikan sama adjuster yg selaras dengannya ala Kamis awal, Chow “kagak tahu bersandar bakal memakan 4 Juni selanjutnya 1 Juli tarikh ini dalam balai penjaga keamanan.”

“Saya kagak kian semenjak wahid semenjak puluhan mili anak Hong Kong yg gemar vokal mereka didengar,” tutur Chow, seorang pentolan tempo selanjutnya seorang adjuster sorangan. “Menangkap hamba kagak hendak berbunga menutup mulut wong asing.”

Memang, mumbung wong bertambah dalam jalan-jalan dalam Hong Kong ala yaum Kamis. Ivan Law, seorang penjaga berumur 28 tarikh, mencatu brosur berjudul: “Negara penjaga keamanan? Katakan kagak!” terhadap wong yg lintas. Ketika penjaga keamanan mengonsumsi wabah bakal menyabot kuat global tahunan, doi serempak rangkap taulan lainnya bakal menyuakakan kelompoknya dalam kaki catur tarikh, ketertiban pertembungan kemasyarakatan yg diterapkan dalam lingkungan tercatat.

“Saya cuma gemar menyatakan terhadap orang-orang bahwa sedang hadir seseorang yg lahir bakal mencurahkan yg sawab terhadap masyarakat,” katanya terhadap Nikkei Asia. Sejak pemberlakuan NSL, doi merasa “banyak buntung maksud”, walakin mencadangkan sekeliling sewu lembar bakal mengirimkan pesannya.

Sekelompok terputus yg terdiri semenjak tiga lanang berleret dalam pematang jalan selanjutnya mencatu brosur. Wong, 44, selanjutnya rangkap lainnya berumur 38 selanjutnya 22 merupakan belahan semenjak Konfederasi Serikat Buruh Hong Kong, akseptor reguler ala kuat global tahunan 1 Juli.

Demonstrasi melangkah melewati jalan-jalan superior dalam Pulau Hong Kong ini kagak disetujui sama penjaga keamanan.

“Adalah lurus awak bakal menyatakan pendapat awak. Kami cuma gemar berlaku via praktik yg umum,” tutur Wong terhadap Nikkei Asia. Serikat pelaku mengorganisir sekeliling selusin geng mungil ini bakal mengedarkan sekeliling 5.000 brosur dalam pura.

Demonstrasi massal ala coplok 1 Juli selanjutnya fatwa 4 Juni merupakan rangkap petunjuk yg membelokkan tertentang bahwa rumus tadbir “Satu negeri, rangkap bentuk” — dijanjikan dalam kaki Deklarasi Bersama Tiongkok-Inggris ala tarikh 1984 selanjutnya Undang-Undang Dasar, yg menghasilkan nafsu permufakatan mondial — sawab lagi dimainkan.

Tapi itu buyar, selangkan Presiden China Xi Jinping menuntut semuanya kembali ala yaum Kamis bahwa Beijing “sebagai menyeluruh selanjutnya telak membuat” keterikatan itu, yg sebaiknya hadir sekurang-kurangnya datang tarikh 2047.

Di Hong Kong, John Lee, pemimpin penulis penguasa lingkungan itu, mengulangi perkataan yg setanding via Xi menyenggol “wahid negeri, rangkap bentuk” jeluk pidatonya dalam agenda memuliakan dies natalis ke-24 pelimpahan selanjutnya seratus tarikh Partai Komunis.

Dalam lukisan yg didistribusikan sama penguasa Hong Kong ala 1 Juli ini, kata-kata China “chief executive” bertambah dalam alasan Sekretaris Utama John Lee kali beliau mengikuti ceramah ritual yg membubuhi cap fatwa 24 tarikh pasrah sambut selanjutnya 100 tarikh China Partai Komunis.

Lee, yg dipromosikan minggu silam semenjak penulis keselamatan bakal merenggut letak No. 2 dalam lingkungan itu, mengurus segenap ritual ala yaum Kamis demi pemegang pemimpin administrator. Carrie Lam, pemimpin administrator, dipanggil sama Xi bakal berasosiasi via agenda dalam Beijing.

Banyak anak yg diwawancarai ala yaum Kamis sama Nikkei Asia sebagai selebu mencita-citakan Lee bakal mengaplus Lam jeluk wahid tarikh momen tenggak rangking pertamanya radu, gara-gara doi mengurus kepolisian jeluk mengeksekusi NSL selanjutnya bertindak substansial jeluk menganjurkan Next Digital, pencetak sertifikat maklumat Apple Daily yg terang-terangan, menongol usaha dagang minggu silam.

Dengan Apple Daily kagak kembali menimbulkan, pagina haluan sertifikat maklumat regional superior ala Kamis awal sungguh-sungguh dipenuhi via reklame sama penguasa selanjutnya usaha dagang pro-Cina yg menghargai fatwa 100 tarikh Partai Komunis selanjutnya pasrah sambut.

Tsang Kin-shing, seorang pentolan pro-demokrasi pensiunan, berleret ala yaum Kamis via tiga taulan lainnya bakal pelucutan segenap halangan ketatanegaraan. Mereka menyundut rangkap pengenal lengan, yg wahid mengaruniai fatwa seratus tarikh Partai Komunis selanjutnya yg lainnya “tak menelantarkan maksud prolog,” cacat wahid guna-guna Xi. Tsang mencurahkan terhadap Nikkei Asia bahwa memiliki kata-kata itu merupakan permintaan sarkastik ke Beijing, yg menanggulangi janjinya bakal menyundut kerakyatan selanjutnya menjamin berjenis-jenis kelayakan dalam China.

Chow, yg sedang ditahan sama penjaga keamanan takat Kamis senja, mencurahkan, “Kita pantas membayari paham mereka bahwa orang-orang Hong Kong kagak hendak tunduk serupa itu selalu ala menempuh kecil hati,” mengonsumsi ibarat Cina membinasakan mandung bakal menggentarkan beruk.

“Semua yg sedang bergeming, bertahanlah dalam senun!” doi berujar.