Taj Mahal Dibuka Kembali Saat India Melonggarkan Pembatasan Pandemi

Lucky Feizan, 20, seorang penunggu gerai, membahasakan penguncian pernah menekan solid mereka yg bergayut atas Taj Mahal akan indra penglihat pencaharian mereka.

“Ini (yakni) bena kedua Covid. (Dengan) ketiga aku beres,” katanya untuk AFP.

India atas musim Selasa mempernyatakan 62.224 peradangan Covid-19 modis sepanjang 24 weker buntut, dibandingkan via sekeliling 400.000 setiap musim atas kamar April selanjutnya Mei.

Total pekerjaan afair masa ini menjelang nyaris 30 juta via 380.000 ketewasan, kendatipun kaya saudara membahasakan kuantitas semestinya larat kian per esa juta.

Foto yg dibagikan selaku selebu pada corong kemasyarakatan rampung rekan silam menampakkan sentral perbelanjaan selanjutnya pasaran yg asyik pada emcok praja New Delhi, menaikkan kecemasan bahwa afair becus menumpuk berulang.