Tanda-Tanda Ekor Dari Dinosaurus Asia Baru

AsianScientist (2 Juni 2021) – Fosil punggung yg terpelihara melalui terbaik pernah menceteng twist atas riwayat dinosaurus, membubuhi invensi rebbachisaurid perdana pada Asia. Temuan, dijelaskan lombong kronik PLoS SATU, berikan lukisan yg makin terang terhadap pergerakan dinosaurus pada satelit ini beribu-ribu tarikh yg kalakian.

Bagi mereka yg bertunas pada tarikh 90-an, Tanah Sebelum Waktu menjendul demi sinema anak-anak adiluhung—melukiskan pengembaraan getah perca Apatosaurus Littlefoot dengan teman-temannya selagi mereka menyelidik Lembah Besar yg tersohor. Terlepas pada namanya, Littlefoot yakni sauropoda, fraksi yg memuat jumlah dinosaurus terbesar yg diketahui had selagi ini, tersebut Brachiosaurus dengan Brontosaurus.

Mirip melalui zarafah segar—walaupun tak tersangkut sebagai kemajuan—khalayak dewasa ini mengantongi gala tinggi menurut mengerutak dedaunan tanaman rahu. Ciri eksklusif lainnya tersebut punggung tinggi, dengan lombong masalah kaki anak bini Rebbachisauridae, ragangan punggungnya bersimbur ragangan pungkur.

Sebelumnya, surat fosil rebbachisaurid doang ditemukan pada Amerika Selatan, Afrika, dengan Eropa. Namun, lombong invensi kontemporer yg memelikkan sama getah perca peneroka pada Rusia dengan AS, rebbachisaurids pun kemungkinan sudah ribut pada Asia. Secara idiosinkratis, sisa-sisa fosil ditemukan pada petala batuan pada Formasi Bissekty yg ditemukan pada Gurun Kyzylkum Uzbekistan.

Bernama Raja Dzaratitani, jenis kontemporer ini awalnya dianggap demi titanosaurian, sauropoda terbesar dengan memutar beraneka warna yg pernah diketahui berkeliaran pada bumi Asia. Tetapi eksplanasi kembali sama Dr. Alexander Averianov pada Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia dengan Dr. Hans-Dieter Sues pada Smithsonian Institution pada AS menyatakan padahal.

Bagian pada kelabakan ada pada persneling berwujud potlot titanosaurian-esque yg digali pada lis ragangan punggung. Setelah razia punggung makin sanding, getah perca peneroka mengindra jumlah partikularitas yg memisahkan yg dimiliki sama anak bini Rebbachisauridae. Tidak lir fraksi sauropoda lainnya, ekornya tak mengantongi punggungan ke aspek tampuk pungkur dengan mengantongi rongga cuaca yg besar atas potongan yg dikenal demi lengkungan saraf.

Mengingat partikularitas ini, ekornya padu bersalah menurut dibangun sama Averianov dengan Sues D. bupala demi jenis kontemporer. Sementara manifestasi penuhnya belum bisa direkonstruksi, tingkatan ragangan punggung pun menyatakan bahwa dinosaurus itu kuasa mendatangi ketinggian 20 meter—kadar separas konstruksi lima geladak. Karena fosil tertulis renta seputar 90 juta tarikh yg kalakian, Raja Dzaratitani yakni lupa suatu rebbachisaurids terakhir yg ditemukan sebagai geologis sejauh ini.

Penemuan ini memperluas pengedaran rebbachisaurids terasing ke timur. Menurut pujangga, tengah Selat Turgai melepaskan Eropa pada Asia menurut separuh dewasa waktu Kapur, korespondensi bumi mentak mengharuskan dinosaurus berkeliaran pada Asia pun.

“Rebbachisauridae mentak menebar pada Eropa ke Asia menerabas jembatan bumi memintasi Selat Turgai jangka Barremian dengan Turonian,” getah perca pujangga menalikan. “Sauropoda pada Formasi Bissekty saat ini terdiri pada paling kurang duet ambigu, rebbachisaurid D. bupala dengan titanosaurian tidak definit.”

Artikel tertulis bisa ditemukan pada: Averianov & Sues (2021). Dinosaurus Sauropoda Rebbachisaurid Pertama Dari Asia.

———

Sumber: PLOS; Foto: Alexander Averianov/CC-BY 4.0.
Penafian: Artikel ini tak merepresentasikan prinsip AsianScientist maupun stafnya.