Vaksin hidup menopang jangkitan, kelainan serius COVID-19, menyingkap tes

Penelitian ini suah ditinjau sebelumnya beserta suah mendeteksi bahwa 33 alat kebugaran menggelar jangkitan bermutu zaman dobel minggu sehabis takaran kedua

New Delhi: Christian Medical College, Vellore, sebuah griya gering penjagaan tersier bersama-sama 2.600 petiduran dalam India bersama-sama 10.600 pekerja suah memvaksinasi 84,8 uang rokok karyawan bersama-sama sebagian besar pada mereka mendeteksi gelagat Covishield beserta sisanya menampung Covaxin sama Bharat Biotech, sebuah tes terbaru yg dilakukan ala alat kebugaran mengutarakan.

Christian Medical College, Vellore, sebuah griya gering penjagaan tersier bersama-sama 2.600 petiduran dalam India bersama-sama 10.600 pekerja, memvaksinasi 8.991 karyawan (84,8 uang rokok) sempang 21 Januari beserta 30 April. Mayoritas (93,4 uang rokok) menampung Covishield, vaksin Oxford-AstraZeneca diproduksi sama Serum Institute of India, beserta sisanya, Covaxin, vaksin virus menutup, diproduksi sama Bharat Biotech, India,” cerita tes tertera, “Vaksin hidup menopang jangkitan beserta kelainan serius COVID-19”, sama CMC Vellore.

Dr Joy J Mammen, Profesor dalam Departemen Kedokteran Transfusi, CMC Vellore merupakan penggubah meriset pracetak yg sinkron.

“Kami menerangkan perihal jangkitan COVID-19 simptomatik dalam sempang alat kebugaran sempang 21 Februari beserta 19 Mei. Dari 1.350 karyawan yg dites nyata ala RT-PCR, umur pukul rata (mengulurkan interkuartil) merupakan 33 tarikh (27-41); dara: laki rasionya merupakan 3:2. Waktu pukul rata pada takaran perdana tumpu pertumbuhan jangkitan merupakan 77 (62-89) musim beserta serempak bersama-sama tampuk kedua dalam India sewaktu April beserta Mei 2021,” cerita meriset tertera.

“Vaksin hidup! Baik menopang jangkitan (bermutu penjagaan kebugaran = transmisi jangkung), mengagumkan menopang kelainan serius. Ini merupakan bukti perdana pada alat kebugaran dalam Medical College, Vellore, yg dipimpin sama Joy Mammen,” cuit Dr Gagandeep Kang, Profesor dalam CMC Vellore .

Penelitian ini suah ditinjau sebelumnya beserta suah ditemukan bahwa 33 alat kebugaran (HCWs) menggelar jangkitan bermutu zaman dobel minggu sehabis takaran kedua vaksin. Di sempang alat kebugaran yg divaksinasi positif (n=7080), 679 (9,6 uang rokok) menggelar jangkitan 47 musim (34-58) sehabis takaran kedua.

Tetapi efek jangkitan dalam sempang alat kebugaran yg divaksinasi positif kian pandak dibandingkan bersama-sama mereka yg tiada divaksinasi. Studi tertera mengabarkan, “Risiko jangkitan dalam sempang alat kebugaran yg divaksinasi positif sebagai istimewa kian pandak semisal dibandingkan bersama-sama alat kebugaran yg tiada divaksinasi (Risiko Relatif (RR) 0,35, 95 uang rokok Interval pengakuan (CI) 0,32-0,39).”

Petugas kebugaran yg divaksinasi positif membutuhkan kian sekelumit jaga mengadar, pengobatan O, beserta apalagi penjagaan dalam ICU.

Demikian kembali, vaksinasi bersama-sama dobel takaran mengecilkan jaga mengadar (RR 0,23; 95 uang rokok CI 0,16-0,32), keperluan pengobatan O (RR 0,08; 95 uang rokok CI 0,03-0,26) beserta meruyup ICU (RR 0,06; 95 uang rokok CI 0,01 -0,27). Efek tameng pada vaksinasi bermutu mencegah jangkitan, jaga mengadar, keperluan O beserta meruyup ICU per merupakan 65 uang rokok, 77 uang rokok, 92 uang rokok, beserta 94 uang rokok.”

“Satu-satunya warga karyawan yg tutup mata semenjak pendahuluan wabah menyimpan separuh kelainan penyerta beserta belum menampung vaksin. Analisis subkelompok mengenai kemustajaban kedua vaksin tiada dimungkinkan berkat sekelumit alat kebugaran yg menampung Covaxin. Beberapa alat kebugaran (17 uang rokok) ) tiada pandai mencuri takaran kedua, awalnya berkat kesusahan vaksin beserta lalu menggelekak pada kesiapan vaksin, berkat transformasi pelatihan mengenai selang mendampingi takaran, “penerangan meriset tertera.

Masih belacak tes asing yg dilakukan sama benua asing yg mengecek bahwa vaksinasi berkepribadian preventif.

Sebuah tes lawan 23.324 alat kebugaran dalam Inggris, menerangkan comotan vaksin sejumlah 89 uang rokok. Selama dobel candra langkah berumur, jangkitan bergejala beserta minus kenyataan terlaksana ala 80 pengikut (3,8 uang rokok) dalam sempang yg divaksinasi beserta 977 (38 uang rokok) dalam sempang yg tiada divaksinasi.

Dalam sebuah tes pada Yerusalem, jangkitan terlaksana sewaktu dobel candra ala 366 (6,9 uang rokok) pada 5.297 alat kebugaran yg divaksinasi beserta 213 pada 754 wong yg tiada divaksinasi. Studi ketiga pada California (n=28.184), membuktikan bahwa sekadar 37 alat kebugaran yg menampung dobel takaran vaksin yg dinyatakan nyata.

Dikatakan, “Studi abdi memberdayakan meriset ini bahwa vaksinasi berkepribadian preventif, selangkan abdi tiada merenung versi yg bertanggung perlawanan untuk riak kedua habis-habisan. Di pengembara yg serta merta, sangkutan pecah kebugaran rakyat terlibat tameng irit dana pada jangkitan, penyusutan keparahan kelainan beserta campur tangan bakal memutuskan kaitan transmisi sebagai mendukung. Bahkan kali belacak benua menetakkan bakal memingit pergerakan bakal mengecilkan intonasi ala koordinasi penjagaan kebugaran, abdi menyadari bahwa riak peluang hadapan menyesatkan sensitif pandai dicegah maupun menyesatkan rendah dikurangi mengarungi vaksinasi yg bergairah beserta meruak.”

tamat pada