Vitasoy Jatuh atas Seruan Boikot China untuk Penusukan Polisi Hong Kong

Sebuah pesan privat dikirim sama seorang karyawati Vitasoy yg bersusah hati untuk “janji merawankan” lelaki itu beserta memberikan duka cita menjelang keluarganya, mencetuskan kemurkaan online dalam pulau China.

Vitasoy karena banter menjauhkan pribadi per pesan itu, karena membahasakan itu bukan menyulih industri beserta suah memanfaatkan “kata-kata yg super bukan mustahak”.

Tetapi nasabah dalam China, dalam mana industri menciptakan secuil integral keuntungannya, menggenapkan keunggulan.

Pada Senin senja, subjek “Keluar per Daratan, Vitasoy” menyandang sekeliling 120 juta pembaca dalam garis haluan Weibo serupa Twitter dalam China.

Pemerintah absolut China suah membeberkan internet hiper-nasionalis dalam mana boikot nasabah super berhasil lubuk menepuk keunggulan segala sesuatu juga yg dianggap bukan wafa menjelang Beijing.