Worldwide Hotels Group mendeteksi utang lugu senilai $405 juta

Pinjaman tercantum bakal meringankan menggaji penyusunan penginapan lagi profitabel trendi.

Worldwide Hotels Group pernah meraup utang lugu pertamanya sejumlah $405 juta bermula Maybank Singapura.

Pinjaman ini bakal meringankan menghamparkan penginapan trendi lagi peningkatan profitabel klik, 8 Club Street lagi dianggap selaku pembiayaan lugu bilateral terbesar bagi aktiva perhotelan dekat Singapura batas kesempatan ini. Ini lagi melambangkan kuasa prima jejaring penginapan Singapura analitis pembiayaan lugu melalui keterikatan tajam bagi menuruti kaki ESG dekat zaman permulaan.

Pinjaman bilateral mengatup anggaran bumi lagi struktur bagi bangunan pancaragam peranan 19 tingkat. Ketika beres atas tarikh 2022, penginapan ini bakal selaku penginapan kartika 4 kontemporer melalui 900 tempat lagi mimbar profitabel (restoran lagi warung) dekat CBD yg cahaya lagi tempat Chinatown yg historis. Dapat diakses memintasi kolom pejalan penopang yg terhubung ke Chinatown lagi terminal MRT Telok Ayer juga China Square.

“Kami sukacita mampu menggaji penginapan petunjuk aku melalui Maybank memintasi utang lugu oleh aku membanjiri objek bangunan lugu BCA Green Mark GoldPlus bagi 8 Club Street. Dengan ini, aku bakal mengancang-ancang isra keberlanjutan tumpat lagi kesempatan ini masih menumpuk kondisi aktivitas tarikh ini. Visi aku yaitu bagi meninggikan lagi meninggikan portofolio aku yg keluar bagi membanjiri objek lugu legal aku,” tegas Managing Director Worldwide Hotels Group Carolyn Choo.

Worldwide Hotels yaitu klik penginapan posisi pelancong, yg menyempatkan kemudahan terulur melalui pengetahuan minus potongan harga distribusi turis yg mengunjungi Singapura. Worldwide Hotels kesempatan ini mengantongi lagi mengelola heksa etiket penginapan dekat Singapura, merupakan Hotel Boss, V Hotel, Hotel Mi, Value Hotel, Venue Hotel, lagi Hotel 81.